Upacara Pemakaman Ajudan Wakil Bupati Jayapura, Korban Amuk Massa di Sentani

Tribratanews.papua.polri.go.id Polres Jayapura. Dipimpin Kapolres Jayapura AKBP Victor Dean Mackbon, SH., S.IK., MH., M.Si memimpin upacara pemakaman Aiptu Dian Budi Santoso (42) yang juga ajudan Wakil Bupati Kab. Jayapura di TPU Kampung Nimbokrang Kab. Jayapura. Rabu, 06 Maret 2019 sore.

Korban Aiptu Dian Agus Santoso (42) meninggal setelah dua hari menjalani perawatan di rumah sakit Yowari akibat di amuk massa setelah menabrak tiga orang warga yang sedang mengecat pembatas jalan/trotoar di Sentani Kab. Jayapura, dimana menyebabkan Anton Suebu (18) meninggal dunia.

Aiptu Dian Budi Santoso merupakan anggota Bagian Sumber Daya Polres Jayapura dan ditugaskan khusus sebagai ajudan Wakil Bupati Kabupaten Jayapura, Giri Wijayantoro. Korban meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak dan yang paling bungsu masih berusia sekitar 4 tahun.

Pemakaman secara kedinasan Aiptu Dian Budi Santoso, dipimpin langsung oleh Kapolres Jayapura, AKBP Victor Dean Mackbon, SH., S.IK., MH., M.Si yang juga dihadiri Wakil Bupati Kab. Jayapura Giri Wijayantoro, pemerintah Kabupaten Jayapura, pimpinan Polres Jayapura, keluarga serta kerabat dekat.

Kapolres Jayapura, AKBP Victor Dean Mackbon, SH., S.IK., MH., M.Si saat dionfirmasi mengatakan “Kami menyampaikan dukacita mendalam atas meninggalnya salah satu anggota kami Polres Jayapura, Aiptu Dian Budi Santoso. Untuk permasalahan yang terjadi memang ada sebab dan akibat yakni ada lakalantas yang menyebabkan terjadi pengeroyokan dan tentunya kami akan melakukan proses hukum, baik secara lalulintas maupun kepada pelaku pengeroyokan, karena tidak dibenarkan main hakim sendiri, masih ada hukum yang berlaku, kita akan panggil saksi-saksi dan melakukan pemeriksaan untuk mengetahui sebab akibat dari kejadian ini,” ujar Kapolres Jayapura.

Sebelumnya, pada hari Senin 4 Maret 2019 sekitar pukul 21.00 wit, Aiptu Dian Budi Santoso yang mengemudikan mobil Mitsubishi Kuda DS 1755 AP yang melaju dari arah Doyo menuju Sentani kemudian menabrak tiga pemuda yang sementara melakukan pengecatan pembatas/trotoar di depan Apotik Budi Sentani Kota.

Massa yang marah kemudian membakar mobil, sekaligus melakukan pengeroyokan terhadap Aiptu Dian Budi Santoso hingga menyebabkan korban tidak sadarkan diri akibat mengalami luka serius dibagian kepala dan wajahnya.

Akibat pengeroyokan tersebut, Aiptu Dian Budi Santoso sempat dilarikan dan dirawat di Rs. Yowari, namun akibat pendarahan yang cukup banyak korban Aiptu Dian Budi Santoso akhirnya menghembuskan nafas terakhir pada Rabu pagi sekitar pukul 04.30 wit.

Penulis Guntur/Didik

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.