Tim Paniki Berhasil Tangkap Residivis Curanmor di Sentani

Sentani – Penangkapan terhadap pelaku curanmor oleh tim Paniki di halaman parkir RS. Yowari Doyo Baru Kab. Jayapura. Kamis, 09/04 sore.

DD (19) pelaku yang juga merupakan residivis kasus curanmor kembali berhasil ditangkap Tim Paniki Polsek Sentani Kota yang dipimpin Aipda Agus Patang, saat berada di halaman RS. Yowari Doyo Baru Kab. Jayapura, beserta barang bukti 1 (satu) unit sepeda motor honda tiger DS 5073 AS, yang merupakan hasil curian milik korban Amdis Layak (22).

Kapolres Jayapura AKBP Dr. Victor Dean Mackbon, SH., S.IK., MH., M.Si melalui Kapolsek Sentani Kota AKP Lintong Simanjuntak, SH., MH saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan salah seorang pelaku curanmor berinisial DD (19) di halaman RS Yowari “pelaku curanmor berinsial DD (19), berhasil tim kami tangkap saat sedang berada di RS. Yowari Doyo Baru Kab. Jayapura,” benarnya.

Lanjut, saat itu tim yang sedang mobile, mendapatkan informasi bahwa pelaku DD (19) sedang dalam perjalanan menuju ke RS. Yowari, dengan menggunakan 1 (satu) unit sepeda motor yang diduga hasil curian jenis honda tiger warna hitam, atas informasi tersebut tim melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku beserta barang bukti di halaman parkir RS. Yowari.

Saat ini pelaku telah diamankan di sel tahanan Mapolsek Sentani Kota, dari hasil interogasi terhadap pelaku, dia mengakui telah melakukan pencurian honda tiger di BTN Pemda Doyo Baru tepatnya di rumah milik korban Amdis Layak (22), pada hari Selasa tanggal 24 Maret 2020 lalu sekitar pukul 02.00 Wit, pelaku yang berjalan kaki, sesampainya di depan rumah korban, melihat motor honda tiger warna hitam terparkir tanpa kunci stang di teras, saat melakukan aksinya pelaku membuka pintu pagar rumah korban yang tidak digembok dan mengambil motor korban, kemudian dia simpan selama 5 hari dirumahnya, selanjutnya menggunakan motor tersebut untuk beraktifitas sehari – hari.

Diketahui juga pelaku DD (19) merupakan residivis kasus yang sama yakni curanmor, dimana sebelumnya pelaku pernah diproses hukum di wilayah Polres Jayapura dan telah bebas dari Lapas Abepura, pelaku kami jerat dengan pasal 362 tentang curanmor dengan ancaman hukuman maksimal 5 Tahun penjara. Tutup AKP Lintong Simanjuntak, SH., MH.

penulis Guntur

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.