Tim Paniki Berhasil Meringkus Pelaku Pencurian Alat Musik Gereja di Sentani

Tribratanews.papua.polri.go.id Polres Jayapura. Penangkapan pelaku pencurian alat musik Gereja Kristen Daud Flafouw Sentani berinisial FTB (30) di kos-kosannya jalan Caravan Sentani Kab. Jayapura. Rabu, 24 April 2019 malam.

FTB (30) masuk dalam DPO (daftar pencarian orang) Polres Kepulauan Yapen dan merupakan pecatan anggota Polri dengan kasus pencurian senjata api milik Polres Kepulauan Yapen yang terjadi pada tahun 2017 silam, berdasarkan surat daftar pencarian orang tersebut Tim Paniki Polsek Sentani Kota yang dipimpin Aipda Agus Patang mendapatkan informasi dan melakukan pengintaian terhadap pelaku, bahwa pelaku berada dan kos di wilayah Sentani sehingga tim berhasil menangkap pelaku.

Kapolres Jayapura AKBP Victor Dean Mackbon, SH., S.IK., MH., M.Si saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut “setelah mendapat informasi tim melakukan pengintaian dan malam tadi (rabu 24 April 2019) Tim berhasil menangkap pelaku saat berada di depan kos, senjata AK 47 milik Polres Kepulauan Yapen sebelumnya sudah diamankan Sat Gasus Polda Papua di Bandara Sentani Tahun 2017, namun saat penggeledahan rumah kos pelaku, Tim menemukan alat-alat musik berupa 1 unit keyboard, 1 gitar listrik, 1 gitar biasa, 2 buah speaker dan 1 unit laptop sehingga tim merasa curiga dan kembali memeriksa pelaku, dimana pelaku mengakui bahwa telah melakukan pencurian alat-alat musik tersebut di Gereja Kristen Daud Flafouw Sentani pada hari Selasa Tanggal 09 April 2019 pukul 04.00 wit dini hari yang telah dilaporkan di Polsek Sentani Kota pada hari itu juga dengan pelapor Pdt. Leo Hokoyoku (63),” ujar Kapolres Jayapura.

Lanjutnya, setelah berhasil mendapat keterangan tersebut kemudian tim mendatangi pelapor dan mengajak Pdt. Leo Hokoyoku memastikan alat-alat musik tersebut dan pelapor memastikan bahwa benar alat-alat musik tersebut merupakan milik Gereja Kristen Daud, masih dilakukan pengembangan menurut keterangan pelaku ada beberapa kelompok pemuda yang sering menjual barang curian kepada dirinya dengan motif yang sama yakni alat musik/sound sistem yang ada di gereja-gereja karena harga jualnya yang tinggi.

Tambahnya, saat ini pelaku beserta barang bukti hasil curian sudah kami amankan di Mapolsek Sentani Kota, pelaku FTB (30) kami jerat dengan pasal 363 ayat 1 ke 3 KUHP tentang pencurian di malam hari dengan ancaman hukuman maksimal 7 Tahun penjara.

Penulis Guntur

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.