Tim Gabungan Polres Jayapura Amankan Penadah Beserta Motor Hasil Curian

Tribratanews.papua.polri.go.id Polres Jayapura. Penangkapan penadah motor hasil curian oleh tim gabungan Cycloop dan tim Curanmor Polres Jayapura yang bekerja salah satu di bengkel di Pasar Baru Sentani. Kab. Jayapura. Senin, 12/08 malam.

Penangkapan penadah motor hasil curian berinisial SD (25) oleh tim gabungan opsnal Cycloop dan tim Curanmor, dimana pelaku bekerja di salah satu bengkel motor di Sentani, tepatnya depan mata Jalan Pasar Baru Sentani, beserta barang bukti 2 ( dua ) unit motor hasil curian masing – masing Satria FU dan Yamaha Mio J.

Kapolres Jayapura AKBP Victor Dean Mackbon, SH., S.IK., MH., M.Si saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut “pelaku berhasil ditangkap setelah saksi Jhon Devish Marweri (20) melihat motor Satria FU milik korban Rickard Beni (25) yang merupakan keluarganya berada di bengkel tersebut, setelah itu saksi melaporkannya ke tim kami dan kemudian dilakukan pengecekan, saat dilihat didatabase ternyata benar Satria FU tersebut milik korban, sesuai dengan laporan polisi yang dibuat korban di Polres Jayapura pada hari rabu tanggal 24 Juli 2019 hilang saat terparkir di rumahnya di Doyo Lama, keadaan motor sudah dirubah dengan ditutup stiker hijau pada kap motor serta nomor rangka dan mesin sudah dihapus (digurinda) dan pelaku juga telah membuat nomor rangka baru dengan menggunakan obeng ketok,” jelasnya.

Lanjut Kapolres, pelaku mengakui mendapat motor tesebut dari salah seorang masyarakat gunung berinisial J, dimana pelaku J saat memperbaiki motor Yamaha Vixion di bengkel tersebut tidak bisa membayar dan memberikan motor Satria FU tersebut ke pelaku, tidak hanya itu berdasarkan pengakuan pelaku SD (25) bahwa ada lagi 1 unit motor Yamaha Mio J warna merah hitam yang disimpan di dalam rumahnya dalam kondisi rusak, sehingga tim kembali mengambil barang bukti motor tersebut, setelah di cek kembali di database Yamaha Mio J merah hitam juga merupakan hasil curanmor, sesuai laporan polisi Polres Jayapura terjadi pada hari Sabtu, tanggal 9 Maret 2019 di BTN Ceria dengan korban Yominus Enumbi (28).

Akan dilakukan pengembangan terhadap kasus curanmor tersebut guna mengungkap jaringan curanmor lainnya, tidak menutup kemungkinan pelaku SD (25) merupakan penadah dan pemetik langsung dari hasil motor curian, saat ini tim masih melakukan pengejaran terhadap pelaku J, pelaku SD (25) saat ini sudah mendekam di sel Tahanan Mapolres Jayapura, pelaku dijerat dengan pasal 480 KUHP tentang penadahan dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara.

Penulis Guntur Stts

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.