Tangkap Bandar Narkoba, Polres Jayapura Amankan Barang Bukti Sabu – sabu Senilai 1 Miliar

Doyo Baru – Hal ini disampaikan langsung Kapolres Jayapura saat press conference pengungkapan kasus Narkotika jenis sabuv- sabu di Aula Obhe Reay May Polres Jayapura. Rabu, 03/06 pagi.

Kapolres Jayapura AKBP Dr. Victor Dean Mackbon, SH. S.IK., MH., M.Si yang didampingi Wakapolres Kompol Zet Saalino, SH., MH serta Kasat Narkoba Ipda Hotma P. A Manurung, S.Trk memperlihatkan barang bukti Narkotika jenis sabu – sabu seberat 150 gram, senilai Rp. 1.000.000.000,- (satu miliar rupiah) berikut 2 (dua) orang tersangka berinisial RK (36) dan HI (32), saat press conference yang dilaksanakan di aula Obhe Reay May Polres Jayapura.

Kapolres Jayapura AKBP Dr. Victor Dean Mackbon, SH., S.IK., MH., M.Si saat diwawancarai mengungkapkan bahwa pihaknya berhasil menangkap 2 pelaku pengedar narkotika, berikut barang bukti sabu – sabu seberat 150 gram “kami dari Polres Jayapura telah berhasil menangkap 2 orang pelaku pengedar Narkotika jenis sabu – sabu seberat 150 gram, apabila dinominalkan senilai Rp. 1.000.000.000,- (satu miliar rupiah), penangkapan ini terjadi pada tanggal 27 Mei 2020, anggota kami dari Satuan Reserse Narkoba yang dipimpin langsung Kasat Narkoba, melakukan pengungkapan, dimana diawali oleh tertangkapnya pelaku berinisial RK (36) di daerah Harapan Sentani Timur, berikut barang bukti Narkotika jenis sabu – sabu seberat 150 gram, setelah dilakukan pengembangan ternyata berkembang ke Lapas Narkotika kelas II A Doyo Baru, kita bisa menangkap juga pemilik barang berinisial HI (32) atau yang memerintah RK (36) untuk mengambil barang dan hendak melemparkannya ke dalam lapas,” ungkapnya.

Lanjut mantan Kapolres Mimika, ini juga merupakan hasil komunikasi yang baik antara kami dengan petugas lapas, RK (36) merupakan resedivis terkait kepemilikan ganja, dia sudah menjalani hukuman, ternyata kembali melakukan hal yang sama dan sudah berulang kali menjadi kurir, dengan modus pelemparan barang bukti ke dalam lapas, kemudian untuk HI (32) pemilik barang yang juga masih merupakan tahanan lapas Narkotika Doyo, merupakan bandar besar di dalam lapas, dimana hukuman pelaku masih tersisa 10 Tahun, tentunya hal ini akan memberatkan pelaku yang mengendalikan peredaran barang haram ini berulang kali dan mengendalikannya dari dalam lapas, pelaku mengakui mendapatkan barang bukti ini dari Batam, dikirim melalui jasa pengiriman barang.

Pelaku RK (36) kami jerat dengan pasal 112 ayat 1 dan 2 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 20 Tahun penjara, sedangkan pelaku RI (32) dijerat dengan pasal 114 ayat 1 dan 2 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun dan maksimal 20 Tahun penjara, nantinya kita kembangkan lagi, melalui Satuan Reserse Narkoba akan tetap fokus mengungkap kasus bandar besar ini. Tutup Kapolres Jayapura AKBP Dr. Victor Dean Mackbon, SH., S.IK., MH., M.Si.

penulis Guntur

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.