Satuan Narkoba Polres Jayapura Musnahkan Barang Bukti Narkotika Jenis Ganja dan Miras Boplas

Tribratanews.papua.polri.go.id Polres Jayapura. Pemusnahan barang bukti Narkotika jenis ganja dan miras oplosan botol plastik oleh Sat Narkoba Polres Jayapura di halaman Mapolres Jayapura. Rabu, 02 Januari 2019.

Pemusnahan yang dilakukan Satuan Narkoba Polres Jayapura yang dihadiri Kompol Iip Syarif Hidayat, SH Wakapolres Jayapura, AKP Mansyur Kabag Sumda, Iptu Najamuddin, S.Sos Kasat Narkoba serta disaksikan langsung Kejaksaan Negeri Jayapura Yang Melva Rian, SH dengan memusnahkan barang bukti ganja seberat 129,21 gram (seratus dua puluh sembilan koma dua puluh satu) dengan tersangka berinisial VCD (25) dan barang bukti miras oplosan botol plastik sebanyak 18 botol ukuran 600 ml dengan tersangka berinisial YTK (45).

Kapolres Jayapura AKBP Victor Dean Mackbon, SH., S.IK., MH., M.Si melalui Wakapolres Kompol Iip Syarif Hidayat, SH sesaat sebelum pemusnahan mengatakan “hari ini kita laksanakan pemusnahan barang bukti Narkotika jenis ganja dengan tersangka berinisial VCD (23), Jumlah barang bukti Ganja keseluruhan 129,21 gram (seratus dua puluh sembilan koma dua puluh satu), perlu diketahui bahwa tersangka masih berstatus tahanan di Lapas Narkotika Doyo Baru, berdasarkan informasi kemudian ditangkap kembali, sedangkan untuk miras jenis boplas dengan tersangka YTK (45) barang bukti yang berhasil kami amankan sebanyak 18 botol miras oplosan yang diisi di botol plastik ukuran 600 ml dan barang – barang untuk memproduksi seperti kompor, drum, dandang, jerigen dan lain – lain,” ujar Wakapolres Jayapura.

Tambahnya, tersangka VCD (25) kami jerat dengan pasal 111 ayat (1) subsider 127 ayat (1) huruf a UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang penyalahgunaan Narkotika, sedangkan tersangka YTK kami jerat dengan pasal 204 ayat (1) KUHP dan pasal 140 UU RI No. 18 tahun 2012 tentang menjual, menawarkan barang yang diketahui membahayakan nyawa atau kesehatan orang dan memproduksi dan memperdagangkan pangan yang dengan sengaja tidak memenuhi standar keamanan pangan, keduanya diancam hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Penulis Guntur/Didik

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.