Polisi Serahkan Pelaku Pembunuhan di Sentani Timur ke Kejaksaan Negeri Jayapura

Tribratanews.papua.polri.go.id. Polres Jayapura. Kepolisian Sektor (Polsek) Sentani Timur dalam hal ini penyidik Unit Reskrim Polsek Sentani Timur menyerahkan 4 pelaku pembunuhan yang terjadi di Kampung Nendali Distrik Sentani Timur Kab. Jayapura. Senin, 19 Januari 2019.

4 pelaku pembunuhan masing – masing berinisial KR (20), FS (21), LF (19) dan AN (20) ke Kejaksaan Negeri Jayapura.

Kapolsek Sentani Timur Ipda Heri Wicahya yang didampingi Kasi Humas Polsek Sentani Timur Brigpol Inayat Setiawan saat di konfirmasi menjelaskan bahwa “setelah berkas dinyatakan lengkap (P21) melalui Unit Reskrim Polsek Sentani Timur yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Ipda Henry K. Yalmaf, SH menyerahkan tersangka dan barang bukti tindak pidana pasal 338 KUHP atau Pasal 170 ayat (2 ) Ke 3 KUHP atau Pasal 351 Ayat (3) KUHP tentang kasus pembunuhan yang berbunyi barang siapa dimuka umum melakukan kekerasan terhadap barang siapa dimuka umum melakukan kekerasan terhadap orang atau barang, bila kekerasan itu mengakibatkan matinya siteraniaya, yang mana ke empat pelaku tersebut bersama – sama menganiaya korban Mecklin Wally (38) hingga meninggal dunia,”ujar Kapolsek Sentani Timur.

Lanjutnya, pembunuhan tersebut terjadi pada hari minggu tanggal 18 November 2018 sekitar pukul 01.30 wit di Camp Perumahan Graha Nendali Distrik Sentani Timur Kab. Jayapura dengan cara para pelaku menganiaya korban dengan menghantamkan batu tela ke kepala bagian belakang korban dan juga menganiaya korban dengan kayu ukuran 5 x 5 cm dengan panjang 196 cm ke bagian kepala belakang korban.

Dalam kejadian tersebut korban mengalami luka robek pada bagian wajah dan juga bagian kepala korban yang mengakibatkan korban meninggal dunia di TKP.

Setelah dilakukan penyidikan dan memenuhi unsur Pasal 338 KUHP atau Pasal 170 ayat (2 ) Ke 3 KUHP atau Pasal 351 Ayat (3) KUHP sehingga proses penyidikan dilanjutkan ke Kejaksaan dan para tersangka tersebut diterima oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Marthin Manuhutu, SH di Kejaksaan Negeri Jayapura.

Tambahnya, atas perbuatan para pelaku, kami jerat dengan pasal berlapis yaitu pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara, kemudian Pasal 170 ayat (2 ) Ke 3 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara dan Pasal 351 Ayat (3) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

Penulis Inayat/Guntur

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.