Polisi Berhasil Menangkap Pelaku Penghadangan disertai Perampasan dan Pemukulan yang Terjadi di Sentani Timur

Tribratanews.papua.polri.go.id Polres Jayapura. Tim Gabungan Opsnal Cycloop, Tim Elang, Anggota Polsek Sentani Timur yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Jayapura Iptu Oscar F. Rahadian, S.IK berhasil menangkap pelaku penghadangan disertai pemerasan dan pemukulan berinisial BP (24) di Kampung Asei Kecil Distrik Sentani Timur Kab. Jayapura, Senin, 04 Maret 2019 malam.

Kapolres Jayapura AKBP Victor Dean Mackbon, SH., S.IK., MH., M.Si melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura Iptu Oscar F. Rahadian, S.IK saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut “BP (24) merupakan pelaku penghadangan disertai pemerasan dan pemukulan yang terjadi pada tanggal 26 Februari 2019 didepan Gereja El Roi Asei Kecil Distrik Sentani Timur, berdasarkan postingan yang dibuat akun Facebook Alen Dhio di group IKKJS kami melakukan penyelidikan, pelaku BP (24) saat melakukan aksinya tidak sendirian namun bersama 2 (dua) orang temannya, saat kejadian pengemudi Hilux warna hitam sekaligus korban Dominggus (28) bersama teman-temannya masing-masing Simon (23), Ohat (25) dan Ampi (19) melaju dari arah Waena menuju ke Kantor PLN Kampung Harapan Sentani Timur, sesampainya di TKP tepatnya di depan gereja El Roi Asei Kecil para korban dihadang oleh ke 3 pelaku salah satunya BP (24), setelah berhasil menghadang kemudian pelaku BP (24) mengancam dengan sebuah kayu balok dan pisau, tidak hanya itu pelaku BP (24) dan kedua temannya juga melakukan pemukulan ke para saksi/korban serta merampas HP serta dompet yang berisi identitas dan uang Rp. 66.000,- (enam puluh enam ribu rupiah) milik korban Dominggus (28),” ujar Kasat Reskrim.

Lanjutnya, pelaku BP (24) berhasil kami tangkap saat berada di rumah Kampung Asei Kecil, saat ditangkap pelaku sedang tidur bersama istrinya, untuk kedua pelaku lainnya sudah kami kantongi identitasnya dan merupakan atensi Kapolres untuk dapat segera kami tangkap, berdasarkan pengakuan pelaku BP (24) bahwa dia dan teman-temannya sudah berulang melakukan aksinya, pelaku BP (24) sudah kami tahan di rutan Mapolres untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku kami jerat dengan pasal 368 ayat 1 jo pasal 55 ayat 1 KUHP tentang pemerasan dan pengancaman dengan ancaman hukuman maksimal 9 Tahun penjara.

Penulis Inayat/Guntur

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.