Penculikan Anak Di Bawah Umur, Polres Jayapura Melakukan Penyelesaian Kasus secara ADR

Sentani  – Satuan Unit IV Tipiter Polres Jayapura melakukan ADR (Alternatif Dispute Resolution) Kasus penculikan anak di bawah umur yang dilakukan oleh MY (65) di Mapolres Jayapura, Sabtu (10/10/2020)Siang.

Penyelesaian Kasus penculikan anak di bawah umur dipimpin oleh Bripka Jamaludin S.H dengan menghadirkan keluarga kedua belah pihak, selanjutnya diselesaikan secara kekeluargaan.

Kapolres Jayapura AKBP Dr. Victor Dean Mackbon, SH.,S.IK.,MH.,M.Si melalui  Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Sigit Susanto S.IK., ketika dikonfirmasi membenarkan pihaknya tadi siang telah melakukan mediasi kasus penculikan anak di bawah umur dengan Pola penyelesaian masalah sosial melalui jalur alternatif selain proses hukum / non litigasi al. melalui upaya perdamaian (ADR).

“Kasus penculikan anak itu telah diselesaikan dengan mediasi secara kekeluargaan sesuai kesepakatan kedua belah pihak dengan disertai surat penyataan,” ujarnya.

Lanjut dikatakan AKP Sigit Susanto S.IK.,  kasus penculikan anak di bawah umur  terjadi pada hari Kamis tanggal 24 September 2020. Berawal dari korban ET (3) sedang bermain di halaman rumah bersama dengan teman-temannya, beberapa saat kemudian teman korban melihat korban sudah tidak berada di lokasi dan kemudian melaporkan kepada orang tua korban.

Setelah mengetahui korban ET (3) tidak ada, orang tua korban bersama saudarnya mencari dan menemukan korban berada di dalam rumah MY (65).

“Pada saat kejadian orang tua korban sempat  menanyakan kepada MY (65) kenapa menyembunyikan anaknya, namun terlapor menjawab dengan kata “harus mama datang bayar saya dulu,”ucap AKP Sigit.

Kasat Reskrim menambahkan, dalam kasus ini kedua belah pihak sudah sepakat berdamai dengan adanya surat pernyataan sehingga pihak kepolisian berharap tidak ada lagi timbul permasalahan yang lainnya.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.