Naas, Seorang Wanita Tewas Tenggelam di Pantai Amai

Tribratanews.papua.polri.go.id Polres Jayapura. Tenggelamnya salah seorang pengunjung di muara kali pantai wisata amai Kampung Tablasupa Distrik Depapre Kab. Jayapura. Sabtu, 30/11 sore.

Vonsia Yeni Mangopang (19) tenggelam di muara kali amai pertama kali ditemukan oleh salah seorang saksi Soni Abuere saat sedang mandi – mandi dan menyelam kemudian melihat korban sudah terlentang di dasar muara kali pantai amai Distrik Depapre.

Kapolres Jayapura AKBP Victor Dean Mackbon, SH., S.IK., MH., M.Si melalui Kapolsek Depapre Ipda Usriyanto, SE saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut “korban Vonsia Yeni Mangopang (19) ditemukan sudah tak bernyawa saat salah seorang saksi Soni Abuere hendak mandi – mandi dan menyelam, disaat menyelam itu saksi kemudian melihat korban sudah terlentang di dasar muara kali, sehingga saksi langsung mengangkat korban kemudian membaringkannya di salah satu pondok, bersama kakak korban kemudian saksi memompa dada korban namun sudah tidak bereaksi dan saat dipompa mulut korban sudah mengeluarkan busa,” jelasnya.

Lanjut Ipda Usriyanto, menurut keterangan saksi Yelina Grace Yoku (33) korban dan keluarga lainnya diajak olehnya karena ada pekerjaan menjadi pembawa acara kegiatan bapak Bupati di pantai amai, menurutnya sebelumnya korban mandi – mandi di air laut, karena mengeluh kepalanya pusing jadi korban naik dan pergi membasuh badan di muara kali, setelah itu korban tidak terlihat lagi sampai dengan akan pulang, rentang waktu korban pamit bilas badan hingga ditemukan kurang lebih 1 jam.

Keluarga sudah berusaha mencari korban hingga ke terminal amai di depan namun tidak ada juga, setelah melihat keramaian di ujung muara kali amai, sehingga saksi menghampiri dan baru mengetahui bahwa itu adalah korban.

Korban juga sempat dilarikan ke Puskesmas Depapre dengan menggunakan perahu motor, namun saat tiba di Puskesmas suster menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia, namun karena di Puskesmas Depapre tidak ada dokter kemudian korban dirujuk ke RS. Yowari.

Dari hasil penyelidikan kami, tidak menutup kemungkinan korban tidak bisa berenang dimana korban mengira muara kali amai dangkal, karena kontur dasar muara kali amai dangkal di bagian pinggir, dan berbentuk palung yang langsung dalam dibagian tengah, sehingga korban terperosok dibagian palung muara kali amai tersebut. Saat ini Korban sudah berada di RS. Yowari untuk dimandikan dan diformalin, untuk selanjutnya dibawa ke rumah duka di kompleks Ariayau jln. Dunlop Hawai Sentani. Tutup Ipda Usriyanto, SE.

Penulis Guntur Stts

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.