Modus Pecah Kaca Mobil, Penadah HP Curian Berhasil Dibekuk Polisi

Tribratanews.papua.polri.go.id Polres Jayapura. Penangkapan terhadap pelaku penadah barang curian berinisial AA (34) di parkiran Hotel Horex Sentani Kab. Jayapura. Senin, 04/11 sore.

Kapolres Jayapura AKBP Victor Dean Mackbon, SH., S.IK., MH., M.Si melalui Kasat Reskrim AKP Henrikus Yossi Hendrata, SH., S.IK menjelaskan “berdasarkan laporan polisi yang dibuat korban Florentina Nurhati (49) dimana korban pada hari Rabu tanggal 30 Oktober 2019 kehilangan barang – barang berupa HP Samsung J7+ dan A3, uang senilai Rp. 1.000.000,- (satu juta rupiah) serta surat – surat berharga lainnya saat menaruh barang – barang di dalam mobil dan memarkirkanya di jembatan dua Kampung Asei Kecil Distrik Sentani Timur, korban yang bekerja sebagai ASN dinas perhubungan sedang mengadakan pemeriksaan kapal, usai melakukan kegiatan korban melihat kaca mobil sebelah kiri Kijang LGX PA 1740 JZ miliknya sudah pecah dan barang-barangnya sudah raib,” jelasnya.

Lanjut AKP Henrikus, berdasarkan laporan tersebut kami melakukan penyelidikan dan kemarin sore Senin 04 November 2019 berhasil menangkap AA (34) di halaman parkir Hotel Horex Sentani, hasil interogasi terhadap pelaku AA (34) mengaku membeli HP Samsung seri J7+ itu dari dua orang papua (yang tidak dikenali) dengan ciri-ciri yang satu bertubuh tinggi dan yang satu bertubuh pendek, namun pelaku sudah lupa dengan raut wajah dari kedua orang yang menjual HP tersebut, HP dibeli saat AA (34) pelaku penadah berada di Pasar Baru Sentani lalu didatangi kedua orang tersebut dan langsung menawarkan 1 buah HP J7+ seharga Rp. 800.000,- (delapan ratus ribu rupiah) dalam kondisi tidak ada kardus dan kunci HP sudah terbuka.

Karena harga murah maka pelaku mau membelinya dan memakainya sampai dengan ditangkap, masih didalami siapa kedua orang yang telah melakukan pencurian dengan modus pecah kaca mobil dan penjual HP tersebut, pelaku AA (34) telah kami serahkan ke Polsek Sentani Timur untuk proses lebih lanjut, pelaku dijerat dengan pasal 480 KUHP tentang penadahan dengan ancaman hukuman maksimal 4 Tahun penjara.

Tidak lupa kami himbau kepada masyarakat untuk tidak membeli barang – barang yang diduga merupakan hasil curian, teliti dulu sebelum membeli dan juga jangan menaruh barang – barang berharga saat sedang memarkir kendaraan apalagi ditinggalkan karena ini dapat mengundang pelaku kejahatan untuk beraksi. Jelas Kasat Reskrim AKP Henrikus Yossi Hendrata, SH., S.IK.

Penulis Guntur Stts

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.