Laka Lantas di Sentani 1 Orang Meninggal Dunia, Pengemudi Koma

Tribratanews.papua.polri.go.id Polres Jayapura. Kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi di jalan raya Kemiri Sentani tepatnya di samping Apotik Budi antara mobil Mitsubishi Kuda DS 1755 AP dengan sepeda motor Yamaha X-Ride DS 4055 J serta 3 (tiga orang) masyarakat yang sedang melakukan pengecetan trotoar/pembatas jalan. Senin, 04 Maret 2018 malam.

Kapolres Jayapura AKBP Victor Dean Mackbon, SH., S.IK., MH., M.Si saat dikonfirmasi membenarkan kasus kecelakaan tersebut “sekitar pukul 23.00 wit telah terjadi Lakalantas dimana lakalantas ini terjadi di jalur utama Sentani tepatnya di samping Apotik Budi Sentani, yang mengakibatkan Anton Suebu (18) meninggal dunia, 2 luka ringan diantaranya Luke Sabeab (20) serta Rian Anderson Puhiri (25), dampak dari kecelakaan tersebut mengakibatkan terjadinya pengeroyokan terhadap pengemudi Dian Budi Santoso (42) dan pembakaran mobil Mitsubishi Kuda DS 1755 AP sehingga pengemudi tak sadarkan diri hingga saat ini. Untuk kronologis, awalnya pengemudi mobil melaju dari arah Doyo menuju Sentani Jayapura dan di median jalan ada masyarakat / pemuda Sentani yang sedang mengecat pembatas jalan, dimana masyarakat ini sudah memberikan tanda berupa memarkirkan motor Yamaha X ride DS 4055 J yang ditaruh pada badan jalan, namun karena pengemudi tidak memperhatikan ada tanda-tanda sehingga diterobos dan mengakibatkan terjadinya kecelakaan tersebut,” ujar Kapolres Jayapura.

Lanjutnya, tadi malam juga, kami sudah melakukan olah TKP untuk membuktikan tindak pidana dari lakalantas ini, sehingga dapat kami ketahui penyebab kecelakaan tersebut, pengemudi merupakan anggota kami Polres Jayapura yang ditugaskan khusus mengawal Wakil Bupati Kab. Jayapura, akan dilakukan penyelidikan agar semua semakin jelas apa penyebab dari kecelakaan tersebut dan memang kita sedang berproses untuk saksi-saksi sedang diperiksa namun pengemudi belum sadar karena trauma di kepala, kita doakan segera sembuh sehingga bisa dimintai keterangan.

Kita berharap masing-masing pihak dapat menahan diri, didalam setiap proses semua ada sebab akibat, sangat disayangkan terkait kasus pengeroyokan terhadap pengemudi itu tidak dibenarkan, agar masyarakat bisa menghormati hukum, jika kecelakaan cukup hanya kecelakaan tidak harus ada penganiayaan maupun pembakaran sehingga dampaknya tidak meluas, siapa yang berbuat harus bertanggung jawab, tidak ada yang minta terjadinya kecelakaan ini, nantinya kami para pihak yang mempunyai kepentingan akan duduk bersama untuk membicarakan agar mencapai solusi yang terbaik.

Tambahnya, untuk korban Meninggal Anton Suebu (18) sudah dibawa pulang dan dimakamkan sore tadi di TPU Kemiri Sentani, sedangkan pengemudi masih intensif dilakukan perawatan di RS. Yowari, barang bukti sepeda motor Yamaha X ride DS 4055 J dan mobil Mitsubishi Kuda DS 1755 AP sudah kami amankan di kantor Sat Lantas Polres Jayapura.

Penulis Guntur/Didik

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.