Lagi, SY(17) Salah Satu Pelaku Jambret Berhasil Di Bekuk Team Opsnal Gabungan Paniki dan Elang

Tribratanews.papua.polri.go.id. Polda Papua, Polres Jayapura – Setelah mengamankan MT(18) team opsnal gabungan Paniki dan Elang yang di pimpin oleh Ka Team Paniki Aipda Agus Patang melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan SY(17) yang merupakan salah satu pelaku jambret. Seninn (05/02/19).

Penangkapan tersebut bermula dari penangkapan MT(18) oleh team paniki polsek sentani kota di depan mall borobudur dan dari hasil pemeriksaan terhadap MT(18) dirinya mengakui bahwa saat melakukan kejahatan MT(18) melakukan bersama-sams SY(17) oleh sebab itu team paniki bersama team elang melakukan pengembangan pencarian SY(17).

Kapolsek Sentani Kota Kompol Hakim Sode, SH., MH melalui Kasi Humas Polsek Sentani Kota Brigpol M. Ichsan J. Nugroho saat di konfirmasi membenarkan bahwa “setelqh mengamankan MT(18) kemudian team opsnal gabungan melakukan pengembangan terhadap SY(17).

Lanjut kasi humas, saat melakukan pencarian terhadap SY(17) team paniki bersama team elang melakukan hunting di kehiran saat yang bersamaan SY(17) bersama temannya hendak melintas kemudian team opsnal gabungan langsung menghadang SY(17) dan mengamankannya ke polsek sentani kota untuk di kakukan pemeriksaan.

Dari hasil pemeriksaan terhadap SY(17) di peroleh keterangan bahwa SY(17) bersama MT(18) saat melakukan kejahatan(jambret) dan peran mereka masing-masing yaitu MT(18) yang mengendarai sepeda motor sedangkan SY(17) berperan menarik tas milik korbannya yaitu Masye Randang (43), “pungkas kasi humas.

“SY(17) di amankan bersama 2 unit motor dan SY(17) mengakui bahwa 2 unit motor yang digunakannya bersama temannya merupakan hasil curian yang SY(17) curi di Jembatan Kuning kampung Ifar Besar dan di distrik Sentani Timur pada tanggal 01 Desember 2019, serta SY(17) mengakui bahwa uang tunai dari hasil jambret tersebut di gunakan SY(17) untuk memperbaiki motor dan membeli minuman keras, “tutur kasi humas.

Saat ini sedang di lakukan pemeriksaan terhadap SY(17) dan SY(17) akan kami jerat dengan pasal 365 KUHP ayat 2 ke 2e dengan ancaman hukuman maksimal 12 Tahun penjara, “tegas kasi humas.

Penulis : Ichsan24/Guntur

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.