Lagi, Polisi Serahkan Pemuda Pengguna Narkoba Kepada BNN Kabupaten Jayapura

Tribratanews.papua.polri.go.id. Polda Papua, Polres Jayapura – Kepolisian Sektor (Polsek) Sentani Kota menyerahkan seorang pemuda yang diduga sebagai pengguna narkoba kepada BNN Kabupaten Jayapura. Kamis (12/07/18).

Kapolsek Sentani Kota Kompol Hakim Sode, SH., MH yang didampingi Kasi Humas Polsek Sentani Kota Brigpol M Ichsan J.Nugroho saat di konfirmasi menjelaskan bahwa Polsek Sentani Kota yang di wakili Panit II Reskrim Polsek Sentani Kota Bripka Amsal Soleman, SH di dampingi Ka SPK II Bripka Ronald Wanma telah menyerahkan seorang wpemuda yang diduga sebagai pengguna narkoba kepada BNN Kabupaten Jayapura yang di terima oleh Plt. Kasie Brantas BNN Kabupaten Jayapura Samsul Alam untuk di lakukan pemeriksaan/penelitian.

Lanjut Kapolsek, Seorang pemuda yang diduga sebagai pengguna narkoba AM (22) di amankan bersama temannya AS (21) saat sedang tidur dan dalam keadaan mabuk di rumah AS yang bertempat di kemiri sentani.

Penangkapan ini berawal dari anggota team chyklop polres jayapura yang sedang melakukan penyelidikan masalah curanmor dan dimana informasi yang di terima bahwa AS di duga sebagai pelaku pencurian sepeda motor yang terjadi di depan SMA N1 Sentani pada hari sabtu tanggal 07 juli 2018 oleh karena itu team chyklop melakukan upaya hukum untuk membawa AM yang masih dalam keadaan mabuk dan AS beserta barang bukti hasil curian SPM honda vario DS 2865 RL ke polsek sentani kota mengingat LP pencurian tersebut di buat di polsek sentani kota. “ucap Kapolsek.

Penyerahan seorang pemuda tersebut kepada BNN Kabupaten Jayapura kami lakukan karena tidak terlibat kasus pidana dan tidak cukupnya barang bukti yang ditemukan pada saat di amankan dan juga kami di polsek sentani kota belum memiki alat yang memadai dan personil dalam bidang narkotik, dan kami dengan BNN Kabupaten Jayapura sudah memiliki MOU Rehabilitasi Pengguna Narkoba. “ucap kapolsek.

Kasie Humas Polsek Sentani Kota Brigpol M Ichsan J.Nugroho saat dikonfirmsi di tempat yang sama menjelaskan bahwa saat ini telah di lakukan pemeriksaan urine dilakukan oleh BNN Kabupaten Jayapura terhadap AM dengan hasil tes urine bahwa AM di nyatakan positif sehingga di lakukan rehabilitasi sedangkan AS kami lakukan proses hukum pidana karena melanggar Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara dan AS ini juga merupakan residivis dimana pernah di lakukan proses hukum sebanyak 2 kali di polres jayapura dengan kasus yang sama dan telah selesai menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1A Abepura.

Penulis : Guntur/Ichsan24

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.