Hendak Jual Motor Curian, Pelaku Curanmor Berhasil Dibekuk Polisi di Sentani

Tribratanews.papua polri.go.id. Polres Jayapura. Penangkapan seorang pelaku curanmor berinisial YW (21) oleh Tim Opsnal Cycloop Polres Jayapura yang dipimpin Bripka Kusyoto A. Putro bersama anggotanya. Kamis (04/10/18) pukul 15.00 wit.

Kapolres Jayapura AKBP Victor D. Mackbon, SH., S.IK., MH., M.Si melalui Kasat Reskrim IPTU Oscar F. Rahadian, SIK membenarkan penangkapan tersebut “Berdasarkan laporan polisi yang di buat korban Alpius Wally (21) di Polsek Abepura bahwa telah kehilangan kendaraan Yamaha Vixion DS 3808 MU miliknya pada hari minggu 16 September 2018 saat korban mengalami kecelakaan tunggal di tikungan otonom kotaraja, yang mana korban seusai kecelakaan menitipkan kendaraannya di depan warung, datang kembali dan hendak mengambilnya korban sudah tidak mendapati kendaraannya, kemudian korban menanyakan kepada pemilik warung bahwa motor tersebut telah di ambil oleh 2 (dua) orang yang mengaku sebagai keluarganya, berdasarkan laporan tersebut tim kami melakukan penyelidikan di wilayah Kabupaten Jayapura dan diperoleh informasi bahwa ada oknum masyarakat yang hendak menjual motor Yamaha Vixion seharga RP. 5.000.000,- (lima juta rupiah),” ujar Kasat Reskrim Polres Jayapura.

Lanjutnya, dengan informasi tersebut tim memancing pelaku untuk membeli motor tersebut dan diperoleh kesepakatan bahwa akan melakukan transaksi jual beli di jalan PLN Sentani, selanjutnya tim bertemu pelaku di jalan PLN Sentani dan langsung melakukan penangkapan beserta barang bukti 1 (satu) unit motor Yamaha Vixion.

Tambahnya, dari hasil intrograsi menurut keterangan pelaku YW (21) bahwa motor tersebut dicuri pada bulan September 2018, di kotaraja depan pencucian tanjakan skaylend kotaraja, pelaku juga merupakan residifis kasus curanmor dan pencurian dalam rumah, dikarenakan laporan polisi dibuat di Polsek Abepura Tim akan menyerahkan tersangka berikut barang bukti ke Polsek Abepura.

Penulis Guntur/Didik

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.