Dinyatakan Lengkap Polisi Serahkan 2 Pelaku Pengeroyokan di Sentani Timur ke Kejaksaan

Tribratanews.papua.polri.go.id. Polres Jayapura. Kepolisian Sektor (Polsek) Sentani Timur dalam hal ini penyidik Unit Reskrim Polsek Sentani Timur menyerahkan pelaku JD (40) dan YD (30) beserta barang bukti ke Kejaksaan Negeri Jayapura. Senin (12/11/18).

Kapolsek Sentani Timur Ipda Heri Wicahya melalui Kasi Humas Polsek Sentani Timur Brigpol Inayat Setiawan saat di konfirmasi menjelaskan bahwa “setelah berkas dinyatakan lengkap (P21) melalui Unit Reskrim Polsek Sentani Timur yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Ipda Henry K. Yalmaf, SH menyerahkan tersangka dan barang bukti tindak pidana kasus pengeroyokan yang tertuang pada pasal 170 ayat (1) KUHP dimana kedua pelaku secara bersama-sama dimuka umum melakukan kekerasan terhadap korban Robby Bernadus Puhili (32),” ujar Kasi Humas Polsek Sentani Timur.

Lanjutnya, kasus pengeroyokan tersebut terjadi pada hari Kamis Tanggal 13 September 2018 sekitar pukul 10.00 di Jalan Baru Kampung Ayapo Distrik Sentani Timur, saat itu korban Robby Bernadus Puhili (32) sedang duduk di teras rumah, kemudian datang kedua pelaku dalam keadaan dipengaruhi miras / mabuk lalu merusak rumah korban dan menganiaya korban dengan cara memukul dan menendang tidak hanya itu kedua pelaku juga menggunakan sepeda anak – anak dan gerobak pasir untuk melakukan penganiayaan, akibat dari pengeroyokan tersebut korban mengalami pendarahan disebagian tubuhnya sehingga sempat di rawat di Ruang ICU Rs Dian Harapan.

Kedua pelaku nekat melakukan tindak pidana pengeroyokan disebabkan mendengar informasi bahwa korban telah menganiaya saudara kedua pelaku tersebut, namun korban tidak membenarkan kejadian tersebut.

Setelah dilakukan penyidikan dan memenuhi unsur Pasal 170 Ayat (1) KUHP sehingga proses penyidikan dilanjutkan ke Kejaksaan Negeri Jayapura dan tersangka beserta barang bukti tersebut diterima oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Piter Dawir, SH di Kejaksaan Negeri Jayapura.

Atas perbuatan kedua pelaku JD (40) dan YD (30) kami jerat dengan Pasal 170 Ayat (1) KUHP dengan Ancaman hukuman 5 Tahun 6 Bulan penjara.

Penulis Inayat/Guntur

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.