Diduga Bunuh Diri, Mayat Remaja Ditemukan di Bawah Pohon

Tribratanews.papua.polri.go.id Polres Jayapura. Tim Opsnal Cycloop dan Unit Identifikasi Polres Jayapura yang dipimpin KBO Sat Reskrim Ipda Helmi Saputro, S.Trk yang mendapat informasi dari Kapolsek Kemtuk Gresi Iptu Philipus Klemen bahwa telah ditemukan mayat laki – laki Yakobus Klemen (19) oleh masyarakat di Kampung Bangai Distrik Gresi Selatan Kabupaten Jayapura. Jumat, 18 Januari 2019 sore.

Sekitar pukul 14.30 wit, setelah tim mendapat informasi lansung bergerak menuju TKP (tempat kejadian perkara), sesampainya tim dilokasi kemudian bersama anggota Polsek dan Kepala Kampung Bangai Yakob Wasso melanjutkan perjalanan ke lokasi ditemukannya mayat laki – laki tersebut, dibantu masyarakat anggota mengevakuasi korban ke rumah duka dimana sebelumnya telah dilakukan identifikasi.

Kapolres Jayapura AKBP Victor Dean Mackbon, SH., S.IK., MH., M.Si melalui Kaur Bin Ops Satuan Reskrim Ipda Helmi Saputro, S.Trk saat dikonfirmasi membenarkan penemuan mayat tersebut “setelah mendapat informasi dari Kapolsek saya bersama anggota identifikasi bergerak ke lokasi, dibantu warga kami mengevakuasi korban, saat ditemukan posisi korban berada di bawah pohon dengan seutas tali dari ranting pohon yang melilit dileher korban, keadaan korban sudah membusuk, dimana wajah korban hanya tinggal tengkorak, dari hasil penyelidikan, korban diduga bunuh diri, untuk memastikan penyebab kematian seharusnya dilakukan otopsi namun pihak keluarga korban menolaknya, sehingga langsung dievakuasi ke rumah duka, rencananya hari ini Sabtu 19 Januari 2019 korban akan dikebumikan di pemakaman umum Kampung Bangai, Distrik Kemtuk Gresi,” ujar KBO Reskrim.

Sementara ditempat terpisah saat dikonfirmasi Kapolsek Kemtuk Gresi Ipda Philipus Klemen, SH mengatakan “korban keluar dari rumah sejak hari minggu tanggal 13 januari 2019, kemudian kelurga korban sempat mencari keberadaannya ke keluarga – keluarga terdekatnya, namun tidak didapati informasi tentang keberadaan korban, tidak sampai disitu keluarga terus melakukan pencarian dangan cara menelpon kepada sanak saudaranya namun hasilnya tetap sama, sebelum hilang pada hari Minggu tanggal 13 Januari 2019 (pagi), korban sempat mengganggu istri kakaknya yang membuat istri dari kakaknya mengeluarkan parang sehingga membuat korban ketakutanĀ dan lansung melarikan diri masuk ke dalam hutan,” ujar Kapolsek Kemtuk Gresi.

Lanjutnya, setelah 5 hari hilang kemarin Jumat 18 Januari 2019 pada pukul 10.30 wit korban ditemukan sudah tidak bernyawa, korban ditemukan berawal saat saksi Korneles Sanuel (13) bersama adiknya Paulus Sanuel (12) masuk ke dalam hutan untuk memasang jerat tikus maupun burung, sesampainya di TKP saksi Paulus Sanuel (12) kemudian melihat dan menemukan korban, sehingga kedua saksi langsung pulang dan memberitahukan kejadian tersebut kepada ayahnya dan bersama warga Kampung memastikan hal tersebut sehingga melaporkannya ke kami, tutup Kapolsek Kemtuk Gresi.

Penulis Guntur/Didik

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.