Diancam Akan Menyakiti Ibunya, Pelaku Memperkosa Gadis Hingga 6 Kali di Sentani

Tribratanews.papua.polri.go.id Polres Jayapura. Penangkapan RP (48) pelaku pemerkosaan anak sebut saja Gadis (17) di APO gunung Kota Jayapura oleh Tim Cycloop Polres Jayapura. Rabu, 19 Juni 2019 malam.

Berdasarkan laporan Polisi yang dibuat ibu korban, Tim Cycloop melakukan pemeriksaan serta penyelidikan dan mendapat informasi serta pengakuan dari Gadis (17) bahwa dia telah diperkosa oleh pelaku RP (48) yang juga teman dekat ibu korban.

Kapolres Jayapura AKBP Victor Dean Mackbon, SH., S.IK., MH., M.Si melalui Kasat Reskrim AKP Henrikus Yossi Hendrata, SH., S.IK membenarkan hal tersebut “setelah memeriksa korban dan mengetahui identitas pelaku yang tidak lain teman dekat ibu korban tim kami mendapati informasi bahwa pelaku RP (48) berada di APO gunung Kota Jayapura dan berhasil menangkap pelaku tanpa perlawanan sehingga kami amankan di Mapolres guna pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Kasat Reskrim.

Lanjutnya, menurut pengakuan korban kejadian ini terjadi pada Tahun 2016 hingga 2017 (hari, tanggal dan bulan korban lupa) di rumah korban BTN Puskopad Hawai Sentani, kejadian pertama pada siang hari setelah korban pulang sekolah kemudian dirumah hanya ada korban dan pelaku, sehingga pelaku melakukan aksi bejatnya, setelah tahun 2016 masuk tahun 2017 pelaku menyetubuhi korban kembali di tempat yang sama yakni di kamar ibu korban, di dalam rumah, di kamar belakang sebanyak 5 kali, jadi pelaku sudah menyetubuhi korban total sebanyak 6 kali dan pada tahun 2019 ini baru ketahuan setelah korban menceritakan hal tersebut kepada ibunya.

Tambahnya, kasus ini telah ditangani unit Perlindungan Perempuan dan Anak, pelaku telah kami tahan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 76d Jo Pasal 81 aya1 UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak Jo UU RI No. 17 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 Tahun penjara.

 

Penulis Guntur

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.