Di Sentani, Polisi Berhasil Meringkus Pelaku Pencurian Dana Desa Senilai 230 Juta

Tribratanews.papua.polri.go.id. Polres Jayapura. Kepolisian Sektor (Polsek) Sentani Kota dalam hal ini unit Reskrim Polsek Sentani Kota yang di pimpin langsung oleh Kanit Reskrim IPDA Aan Anwas, SH berhasil meringkus SK (27) yang merupakan pelaku pencurian di Hotel Ratna Indah Sentani Kab. Jayapura. Jumat (30/11/18).

Kapolres Jayapura AKBP Victor Dean Mackbon, SH., S.IK. MH. MSi saat di konfirmasi melalui Kapolsek Sentani Kota Kompol Hakim Sode, SH., MH membenarkan bahwa “SK (27) yang merupakan pelaku pencurian uang senilai Rp 230.000.000., (dua ratus tiga puluh juta rupiah) yang merupakan ADD (Anggaran Dana Desa) kampung Benyom 2 Distrik Nimbokrang Kab. Jayapura telah berhasil di bekuk oleh unit reskrim polsek sentani kota.

“Penangkapan SK berdasarkan laporan serta hasil penyelidikan saat kami mendatangi dan melakukan olah TKP, setelah menerima laporan pengaduan dari korban Titus Kekri yang merupakan Kepala Kampung Benyom Benyom Jaya II Distrik Nimbokrang, bahwa telah terjadi tindak pidana pencurian, kasus pencurian ini sendiri terjadi pada hari Selasa tanggal 30 Oktober 2018 pukul 05.30 wit di hotel Ratna Indah Salatiga Sentani, pelaku mengambil tas ransel yang berisikan uang tersebut, yang mana saat itu korban tertidur di kursi loby lantai 2 hotel, saat tertidur itulah pelaku menjalankan aksinya,” ucap Kapolsek.

Lanjut Kapolsek, setelah melakukan olah TKP dan mengumpulkan alat bukti kasus tersebut mulai menemui titik terang bahwa diduga pelaku pencurian tersebut adalah SK (27) sehingga anggota kami dalam ini unit Reskrim dan Team Paniki langsung bergerak melakukan penyelidikan dan pencarian terhadap keberadaan SK (27).

“Pelaku SK (27) sendiri berhasil Tim amankan di depan Kantor Satuan Lalu Lintas Polres Jayapura saat hendak mengecek sepeda motor milik saudaranya yang terkena swiping Operasi Zebra Matoa 2018, setelah dilakukan pemeriksaan awal SK (27) mengakui perbuatannya itu kemudian menyerahkan uang sisa senilai Rp 110.000.000,- (seratus sepuluh juta rupiah) kepada penyidik sebagai barang bukti,” jelas Kapolsek.

Tambahnya, saat ini Tim kami masih mendalami sisa uang yang belum di serahkan oleh SK (27) dan atas perbuatannya pelaku kami jerat dengan Pasal 362 KUHPidana dengan ancaman hukuman 5 Tahun Penjara.

Penulis : Guntur/Ichsan24

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.