Di Nimbokrang, Setelah Diberi Makan Pelaku Menggorok Leher Korban

Tribratanews.papua.polri.go.id Polres Jayapura. Kejadian kasus penganiayaan berat yang menimpa korban Imam Sopingi (43) terjadi di Kampung Nimbokrang Kab. Jayapura. Minggu (16/09/18) pukulb12.00 wit siang.

Kasus penganiayaan berat yang menimpa korban Imam Sopingi (43) terjadi di Kampung Nimbokrang tepatnya di areal perkebunan, kasus ini berawal saat korban Imam Sopingi 43 bersama istrinya Mulyati (42) dan saksi Devita V. Mulasari (30) sedang berada di ladang untuk berkebun, tiba – tiba datang pelaku (masih lidik) meminta makan, setelah selesai makan, saksi istri korban Mulyati (42) sempat menanyakan kepada pelaku “om orang mana kok saya tidak kenal” dan pelaku menjawab “saya dari lereh, tadi saya ikut truck” kemudian setelah itu saat akan pulang korban yang sedang mengikat hasil kebun berupa lombok/cabe dan pelaku yang ada di samping kiri korban langsung melakukan penganiayaan dileher korban dengan menggunakan pisau, korban sempat melakukan perlawanan namun pisau pelaku juga mengenai dagu dan jari telunjuk tangan kiri korban, melihat hal tersebut saksi Mulyati (42) sontak berteriak minta tolong, sehingga pelaku langsung melarikan diri, melihat korban yang sudah bersimbah darah istri korban Mulyati (42) dan saksi Devita V. Mulasari (30) langsung membawa korban dengan menggunakan sepeda motor ke klinik pengobatan ibu Sulasmi yang berada di blok B Kampung Nimbokrang.

Kapolres Jayapura AKBP Victor D. Mackbon, SH., S.IK., MH, M.Si melalui Kapolsek Nimbokrang Ipda M. Bimo Seno, S.Tr.k saat di konfirmasi membenarkan kejadian penganiayaan tersebut “anggota piket yang menerima informasi via telpon selanjutnya menuju ke TKP, sesampainya anggota di TKP korban dan saksi maupun pelaku sudah tidak ada, kemudian anggota piket ke klinik pengobatan di Blok B Kampung Nimbokrang dimana korban sedang mendapat penanganan medis, setelah mendapat keterangan dari saksi anggota Polsek Nimbokrang dibantu
Personil pos Tribuana dan juga Babinsa Koramil Nimboran serta bersama warga melakukan pencarian terhadap pelaku, namun pelaku tidak ditemukan,” ujar Kapolsek Nimbokrang.

Tambahnya, dari kasus penganiayaan tersebut korban Imam Sopingi (43) mengalami 3 luka sayatan pada bagian dagu, 4 luka sayatan di bagian leher dan di jari telunjuk tangan kiri, karena pertimbangan kondisi luka korban, selanjutnya korban di rujuk ke RSUD Yowari Kabupaten Jayapura, sampai saat ini kami masih berupaya mencari pelaku yang mana menurut keterangan saksi umur pelaku diperkirakan sekitar 20 tahun dengan tinggi badan sekitar 170 cm, potongan rambut cepak / tipis, wàrna kulit agak terang dan menggunakan baju kaos warna coklat muda.

Penulis Guntur/Didik

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.