Begal Payudara di Jayapura Terancam 9 Tahun Penjara

Doyo Baru – Hal ini disampaikan Kapolres Jayapura saat press conference bersama awak media terkait kasus asusila atau pelecehan seksual yang berlangsung di halaman Mapolres Jayapura. Sabtu, 29/01 siang.

Press conference terkait kasus asusila yang dilakukan pelaku berinisial R (29) disampaikan langsung Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen, S.IK., MH didampingi Wakapolres Kompol Deddy A. Puhiri, S.IK, Kasat Reskrim AKP Sigit Susanto, S.IK dan Kasie Humas Polres Jayapura Iptu Iwan, SE yang dihadiri awak media cetak maupun elektronik.

Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen, S.IK., MH saat press conference mengungkapkan “kasus asusila yang dilakukan pelaku berinisial R (29) ini berhasil terungkap saat terakhir pelaku melakukan aksinya pada hari Rabu, 26 Januari 2022, jadi saat itu pelaku meremas payudara korban yang hendak berolahraga atau lari sore, korban yang tidak terima kemudian melaporkan ke keluarganya yang merupakan anggota kami, berdasarkan laporan tersebut tim gabungan Cycloop dan Paniki berhasil mengetahui identitas pelaku, pelaku ditangkap beserta barang bukti sepeda motor Honda Vario saat berada di dalam rumahnya, pelaku mengakui telah melakukan aksinya sebanyak 8 kali ditempat berbeda – beda, diantaranya pertigaan genyem 1 kali, turunan gunung merah 3 kali, depan Auri 2 kali, jalan Tabita 1 kali dan di jalan kehiran Sentani Kab. Jayapura sebanyak 1 kali,” ungkapnya

Lanjut Kapolres, dari 8 aksi yang dilakukan pelaku, hanya 1 korban yang membuat laporan polisi yang kebetulan seorang anggota Polwan di Polda Papua, pelaku diketahui telah memiliki seorang anak dan istri namun sudah berpisah semenjak tahun 2017, ia mengakui melakukan hal memalukan tersebut semata – mata untuk memenuhi hasrat seksualnya, dikarenakan pelaku suka menonton film porno, nantinya akan didalami juga apakah ini suatu kelainan, jika dibutuhkan akan dilakukan pemeriksaan psicology, pelaku telah resmi kami tahan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku kami jerat dengan pasal 289 KUHP tentang perbuatan asusila dengan ancaman hukuman maksimal 9 Tahun penjara. Tutup Kapolres Jayapura.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.