Balita Main Korek, 3 Rumah Terbakar Pinggir Danau Sentani

Polresjayapura.net. Kebakaran 3 unit rumah di kampung Nendali Distrik Sentani Timur. Sabtu, 11/01 siang.

3 rumah yang terbakar dipinggir danau Sentani tepatnya di Netar Kampung Nendali Distrik Sentani Timur 2 merupakan milik Akdamina Kabey Wally, (72), 1 unit rumah milik Robby Wally (53).

Kapolres Jayapura AKBP Victor Dean Mackbon, SH., S.IK., MH., M.Si saat dikonfirmasi membenarkan kebakaran 3 unit rumah tersebut “berdasarkan olah TKP dan keterangan saksi Kaleb Deda (25) yang merupakan cucu dari Akdamina Kabey Wally (pemilik 2 rumah) pukul 13.00 wit pada saat terjadi kebakaran, dirinya sedang berada di dalam kamar bermain hp, mendengar teriakan kebakaran dari Celsi Lasol (tetangga rumah yang sedang numpang istirahat di rumah nenek saksi setelah perjalanan dari Sarmi), selanjutnya saksi keluar kamar dan melihat api sudah membesar dari kamar depan yang ditempati oleh Celsi Lasol dan 2 orang anaknya yang masih balita,” jelasnya.

Lanjut AKBP Victor, selanjutnya saksi menyelamatkan kedua anak Celsi Lasol keluar rumah dan berusaha meminta tolong masyarakat untuk membantu memadamkan api. Keterangan dari ibu Akdamina Kabey Deda (72), pada saat terjadi kebakaran, dirinya bersama 3 orang cucunya sedang berada di rumah tetangga sekitar 100 meter dari rumah, mendengar suara ramai yang berteriak kebakaran Ibu Akdamina kemudian keluar dan melihat asap tebal yang berasal dari rumah miliknya. Sebelumnya, pada pagi hari, datang Celsi Lasol, tetangga rumahnya bersama 2 anaknya yang masih balita minta ijin beristirahat di rumah ibu Akdamina karena baru pulang dari Sarmi, setelah kebakaran, dirinya sempat menanyakan kepada Celsi Lasol penyebab kebakaran, yang mana menurut Celsi Lasol bahwa kebakaran terjadi karena anaknya Feri alias Bulat, umur 3 tahun bermain korek dan membakar kasur.

Anggota kami dari Polsek Sentani Timur yang dipimpin oleh Kapolsek Sentani Timur Iptu Heri Wicahya yang mendengar informasi kebakaran tersebut langsung meluncur ke TKP dan bersama – sama masyarakat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Dikarenakan material rumah yang terbuat dari kayu, api cepat membesar dan sulit dipadamkan serta merambat ke rumah Robby Wally.

1 unit mobil pemadam kebakaran dan 1 unit mobil water canon Polres Jayapura juga dikerahkan sehingga berhasil memadamkan api. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut kerugian material 3 unit rumah diperkirakan mencapai 300 juta rupiah. Jadi dapat disimpulkan kebakaran 3 unit rumah di Netar Kampung Nendali terjadi karena ada anak kecil (balita) yang masih berusia 3 tahun bermain korek api kemudian membakar kasur yang berada didalam kamar rumah. Tutup Kapolres Jayapura.

Penulis Guntur Stts

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.