1 Penghuni Meninggal Dunia, Saat 6 Petak Kos – Kosan Terbakar di Sentani

Tribratanews.papua.polri.go.id Polres Jayapura. Kebakaran 6 petak kos – kosan di Jln. Makendang Sentani tepatnya di dekat Kolam Kangkung yang menyebabkan salah seorang penghuni dan merupakan pemilik kos meninggal dunia. Minggu (11/08/18) pukul 04.00 wit.

Kapolres Jayapura AKBP Victor D. Mackbon, SH., S.IK., MH., M.SI mengatakan “kejadian kebakaran kos – kosan diketahui saat saksi Dilan (22) yang pada saat itu sedang tidur di dalam kamar kosnya dan merasakan panas, kemudian korban bangun tidur dan melihat api sudah membesar dan membakar sebagian kamar kos-kosanya, melihat hal tersebut saksi selanjutnya meminta tolong kepada warga sekitar dan membangunkan tetangga kosnya, sehingga masyarakat sekitar keluar membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya namun hingga air di sekitar lokasi kejadian habis api juga belum berhasil di padamkan, kemudian masyarakat menghubungi pemadam kebakaran Kab. Jayapura dan melaporkan kejadian tersebut ke Pos Pasar Lama Sentani,” ujar Kapolres Jayapura.

Lanjutnya, anggota kami yang berada di Pos Pasar Lama yang baru mendapat laporan dari masyarakat terkait kebakaran tersebut langsung bergerak menuju TKP, sesampainya anggota di TKP kemudian mambantu masyarakat memadamkan api serta mengevakuasi barang – barang korban kebakaran yang masih sempat diselamatkan, dibantu 1 unit mobil Damkar kemudian api kembali berusaha dipadamkan, namun api yang sudah terlanjur membesar hingga air habis api juga belum berhasil dipadamkan, setelah mobil Damkar melakukan pengisian ulang air dan kembali menyiramkannya sehingga api behasil dipadamkan yang dibantu masyarakat sekitar dan anggota Pos Pasar Lama Sentani.

Setelah berhasil di padamkan tim Identifikasi Polres Jayapura selanjutnya memasang garis Polisi dan melakukan olah TKP, pada saat di lakukan oleh TKP di salah satu bekas kamar kos-kosan yang terbakar milik Musrim (60) di temukam sesok mayat laki -laki hangus terbakar yang tergeletak di dekat kamar mandi. Melihat hal tersebut selanjutnya tim Identifikasi mengamankan lokasi selanjutnya dilakukan evakuasi.

Belum diketahui penyebabnya namun menurut keterangan saksi di TKP, melihat api berasal dari salah satu kamar kos-kosan milik Musrim (60) yang juga merupakan korban meninggal dunia, diketahui juga bahwa Musrim (60) tidak memiliki lampu / tidak menggunakan listrik dan selama ini setiap malam hanya menggunakan lilin untuk penerangan.

Penulis Guntur/Didik

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.